ArticlesDecember 7, 2020by skytreeDasar Pengukuran di Digital Marketing

Pengukuran aktivitas pemasaran menjadi proses paling penting dalam digital marketing. Dengan teknologi, perusahaan dimungkinkan untuk mengukur pergerakan konsumen dari berbagai macam platform digital sampai ke penjualan dengan angka yang pasti, bukan lagi estimasi.
https://www.skytreedgtl.com/wp-content/uploads/2020/12/article-headimg-66-1024x640.jpg

Pengukuran aktivitas pemasaran menjadi proses paling penting dalam digital marketing. Dengan teknologi, perusahaan dimungkinkan untuk mengukur pergerakan konsumen dari berbagai macam platform digital sampai ke penjualan dengan angka yang pasti, bukan lagi estimasi.

Pengukuran dalam digital dapat disederhanakan untuk mengetahui dari mana asal konversi terjadi. Biasa juga disebut dengan atribusi kampanye. Dengan berbagai macam upaya marketing baik offline maupun digital, kita perlu mengetahui mana aktivitas yang paling efektif, dan mana yang memberikan kontribusi layaknya pemain gelandang sepakbola yang mengoper ke pemain penyerang.

Dasar Pengukuran

Sebelum melakukan pengukuran, ada baiknya kita mengetahui tujuan dari digital marketing yang kita jalankan. Biasanya dalam eksekusi digital marketing, kita akan menemukan banyak inisiasi yang dijalankan sekaligus. Inisiasi ini juga perlu ditentukan, apakah masuk dalam kategori menambah awareness brand, menciptakan consideration terhadap brand, atau mendorong conversion.

Dalam digital, terkadang upaya yang dilakukan tidak hanya membuat iklan digital, namun post media sosial, email yang dikirimkan, slider website yang diperbarui, dan lain sebagainya. Upaya tersebut perlu memiliki tujuan spesifik yang membantu kita mencapai tujuan bisnis.

Menentukan KPI

Setelah mengetahui tujuan, maka kita perlu tahu bagaimana cara mengukur efektivitas tujuan tersebut dengan konteks masing-masing saluran digital. Penting sekali untuk mengukur KPI (key performance indicator) yang dikaitkan dengan konteks tujuan, bukan sebaliknya. Contohnya pada iklan digital, kita bisa menggunakan impressions sebagai KPI jika tujuannya awareness, namun kita harus menggunakan clicks untuk KPI yang bertujuan consideration.

Menetapkan Target

Target ditetapkan setelah kita mengetahui satuan KPI yang kita ukur. Target hasil yang ingin dicapai sangat mempertimbangkan kemampuan perusahaan sekarang berdasarkan data historis dan target bisnis sendiri.

Metode Pengukuran

Metode pengukuran yang umum dipakai ada dua jenis, yaitu dari data internal dan data eksternal. Pemisahan ini dilakukan dengan mempertimbangkan sumber data. Pengukuran data internal memiliki akurasi yang lebih tinggi, namun pengukuran data eksternal dapat digunakan sebagai pembanding hasil digital marketing dengan kompetitor.

Dalam praktiknya, pengukuran digital marketing harus tetap adaptif. Kasus yang sering terjadi, misalnya tidak tercapainya target, harus disikapi dengan pengawasan eksekusi yang lebih ketat dan proses monitoring dengan jarak yang lebih pendek. Selain itu, salah menentukan KPI juga cukup sering terjadi jadi ada baiknya dari awal kita memasukkan semua metrics yang bisa diukur.


Artikel ditulis oleh: William Jakfar

.