ArticlesDecember 7, 2020by skytreeMemahami Fungsi Berbagai Digital Channel dalam Kampanye

Tidak bisa dipungkiri bahwa tujuan dari digital marketing juga tidak lepas dari karakteristik platform yang biasa disebut juga saluran digital. Tidak semua saluran digital memiliki fungsi yang sama. Ada sebagian platform yang kita bisa kontrol 100% secara penuh, namun ada juga yang dimiliki oleh perusahaan lain yang model bisnisnya adalah membuat platform seperti Facebook dan Google.
https://www.skytreedgtl.com/wp-content/uploads/2020/12/article-headimg-61-1024x640.jpg

Digital marketing tidak bisa lepas dari peran platform-platform yang kita gunakan sehari-hari. Website, Instagram, dan Youtube adalah salah satu contoh dari platform yang menghubungkan kita dengan dunia digital.

Tidak bisa dipungkiri bahwa tujuan dari digital marketing juga tidak lepas dari karakteristik platform yang biasa disebut juga saluran digital. Tidak semua saluran digital memiliki fungsi yang sama. Ada sebagian platform yang kita bisa kontrol 100% secara penuh, namun ada juga yang dimiliki oleh perusahaan lain yang model bisnisnya adalah membuat platform seperti Facebook dan Google.

Fungsi berbagai platform

Terlepas dari apapun saluran digital yang dipakai, tidak ada saluran digital yang memiliki fungsi yang tetap. Biasanya selalu terjadi perubahan atau update dikarenakan perkembangan teknologi dan perubahan perilaku konsumen.

Ambil contoh website di beberapa tahun yang lalu biasanya hanya berfungsi sebagai company profile dan jarang sekali mengakomodir transaksi online. Walaupun teknologinya sudah ada, namun perilaku konsumen masih nyaman dengan transaksi offline. Namun, saat ini hampir semua website bisa mengakomodir transaksi online dengan sangat mudah.

Pada umumnya, terdapat 5 saluran digital yang paling sering dipakai yaitu Website, Search Engine, Media Sosial, Email, dan Iklan Digital. Mari kita bahas satu per satu.

1. Website/Landing Page/Apps

Dengan perkembangannya, fungsi website, landing page, atau apps banyak digunakan sebagai saluran utama konversi. Karena kontrol platform yang kita miliki biasanya cukup tinggi, kita bisa dengan mudah memasukkan fitur-fitur baru yang memudahkan konsumen untuk melakukan konversi.

2. Search Engine

Sebagai salah satu infrastruktur manusia masa modern, kita tidak bisa hidup tanpa mencari informasi di search engine. Dari perspektif perusahaan, platform search engine digunakan untuk mendistribusikan informasi seluas-luasnya agar mudah diakses konsumen maupun calon konsumen. Dalam prakteknya, pendekatan platform search engine biasanya dibagi 2 jenis yaitu organic dan paid (berbayar).

3. Media Sosial

Platform yang menghubungkan semua orang sekarang adalah media sosial dimana kita bisa menemukan hal baru dan berinteraksi dengan konsumen. Media sosial adalah tempat yang tepat untuk mendistribusikan konten, menyebarkan awareness serta berinteraksi secara langsung dengan konsumen.

4. Email

Sebagai salah satu platform digital pertama yang muncul, email juga tidak kalah menarik dengan karakteristik gaya komunikasi yang langsung. Perusahaan bisa selalu berkomunikasi dengan konsumen melalui email untuk menyebarkan informasi promosi maupun edukasi.

5. Iklan Online

Platform ini digunakan seperti namanya, untuk beriklan di digital. Perusahaan bisa dengan cepat menyebarkan pesan yang bersifat promosi untuk muncul di layar konsumen.

Pendalaman platform yang disesuaikan dengan konteks audiens dan industri akan membuat strategi digital marketing semakin lebih tajam. Dalam praktiknya, digitalisasi marketing bukan berarti harus menggunakan semua saluran digital, namun bagaimana memahami dan mengukur saluran digital yang dirasa tepat untuk bisnis.


Artikel ditulis oleh: William Jakfar

.